Kamu Perlu Tahu: Nutrisi sebelum, saat dan setelah bersepeda

Bersepeda tengah menjadi tren gaya hidup sehat di tengah pandemi virus corona. Tidak hanya di Indonesia, menjamurnya pengguna sepeda selama pandemi juga terjadi di banyak negara. Selain mendapatkan manfaat kesehatan atau transportasi, bersepeda bagi sebagian orang dapat menjadi sarana rekreasi.

Dalam bersepeda selain mematuhi aturan lalu lintas, ada juga hal yang sangat penting yaitu kebutuhan nutrisi tubuh. Perlu diketahui bahwa energi yang dikeluarkan untuk bersepeda berbeda dengan energi yang akan dikeluarkan untuk beraktifitas seperti biasa. Jangan sampai kamu kurang energi yang berdampak tubuh jadi lemas. Perlu asupan yang lebih untuk menjalankan aktifitas berat. Olah karena itu pesepeda harus memperhatikan asupan makanan sebelum, saat dan setelah bersepeda.

Berikut hal yang perlu kamu tahu sebagai pesepeda agar tidak kehabisan energi:

1. Sebelum bersepeda
Bersepeda pasti menghabiskan banyak energi di tubuh kita. Tergantung dari seberapa lama bersepeda. Makin lama bersepeda, makin banyak karbohidrat yang dibutuhkan. Jika bersepeda kurang dari 1 jam, maka membutuhkan sedikit makanan berbasis karbohidrat seperti sereal, atau roti setidaknya 2 jam sebelum bersepeda untuk mengoptimalkan penyerapan. Jika akan bersepeda lebih dari 3 jam sebaiknya mengonsumsi karbohidrat kompleks yang sehat seperti gandum, oatmeal, nasi merah, nasi putih, dan buah sebelum bersepeda.

2. Saat bersepeda
Saat bersepeda, sebaiknya membawa bekal minum untuk di jalan. Karena tubuh manusia terdiri dari 80% cairan, kekurangan cairan dapat berbahaya dan mengakibatkan dehidrasi. Minuman isotonoik boleh diminum tetapi lebih baik memilih air mineral. Selain itu jika kamu bersepeda lebih dari 1 jam, sebaiknya membawa energy bar untuk dikonsumsi. Setiap 1 jam energy bar dimakan untuk menggantikan energi yang terbuang saat kita mengayuh sepeda.

3. Setelah bersepeda
Setelah bersepeda diperlukan proses recovery otot karena telah dipaksa bekerja berat. Caranya adalah memberikan asupan protein, otot dan jaringan tubuh manusia tersusun karena asupan makanan yang mengandung protein, baik protein yang bersifat hewani maupun nabati. Semua itu bisa kita peroleh dari susu, daging, ikan, telur, dan sayuran tinggi protein seperti brokoli. Selain itu, tidak ada salahnya makan buah dan sayur untuk menambah vitamin dan serat dalam tubuh agar tambah sehat.

Tampilkan Susun Daftar

38 Items

per page
Set Descending Direction
  1. Yogya Bakery
    Yogya Bakery Roti Tawar Gandum 350 Gram
    Rating:
    100%
    Rp 16.500
    Quickview
  2. Yogya Bakery
    Yogya Bakery Roti Tawar 300 Gram
    Rating:
    100%
    Rp 13.000
    Quickview
  3. Quaker
    Quaker Oatmeal Cooking 800gr_1c12p
    20%
    Regular Price Rp 49.100 Special Price Rp 39.300
    Quickview
  4. Quaker
    Quaker Instant Refill 800gr_1c12p
    21%
    Regular Price Rp 48.950 Special Price Rp 39.150
    Quickview
  5. Yoa
    Yoa Botol 600 Ml_1c24p
    Beli 2 Gratis 1
    Rp 2.000
    Quickview
  6. Yoa
    Yoa Botol 1500 Ml_1c12p
    Beli 2 Gratis 1
    Rp 3.950
    Quickview
  7. Sapi
    Sapi Top Side 250gr
    13%
    Regular Price Rp 49.900 Special Price Rp 43.650
    Quickview
  8. Sapi
    Sapi Sirloin 250gr
    13%
    Regular Price Rp 50.000 Special Price Rp 43.800
    Quickview
  9. Ikan
    Ikan Gurame Pcs
    37%
    Regular Price Rp 27.400 Special Price Rp 17.500
    Quickview
  10. Diamond
    Diamond Fresh Milk Low Fat 946ml (c6)
    19%
    Regular Price Rp 30.450 Special Price Rp 24.750
    Quickview
Tampilkan Susun Daftar

38 Items

per page
Set Descending Direction
Copyright © 2018 Yogya Group. All rights reserved. Syarat & Ketentuan | Kebijakan Privasi